8 Aplikasi Kripto Berbahaya Ini Bikin Bangkrut, Buruan Hapus!

Melihat 0 pertalian (thread) balasan
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
    • #830
      Fandi Destanto
      Keymaster

      Jakarta, CNBC Indonesia – Harga cryptocurrency (uang kripto) yang terus meningkat mengundang banyak orang berinvestasi di uang digital. Namun kamu juga harus selektif memilih aplikasi yang digunakan.
      Alasannya, telah ditemukan 8 aplikasi kripto yang menipu penggunanya. Bahkan aplikasi ini telah menguras uang penggunanya dengan janji palsu meningkatnya pendapatan.

      8 Aplikasi ini ditemukan Google di Play Store dan telah dihapus. Berikut daftar aplikasi kripto yang menipu dan menguras dana penggunanya seperti dikutip dari Business Insider, Selasa (19/10/2021):

      BitFunds – Crypto Cloud Mining
      Bitcoin Miner – Cloud Mining
      Bitcoin (BTC) – Pool Mining Cloud Wallet
      Crypto Holic – Bitcoin Cloud Mining
      Daily Bitcoin Rewards – Cloud Based Mining System
      Bitcoin 2021
      MineBit Pro – Crypto Cloud Mining & btc miner
      Ethereum (ETH) – Pool Mining Cloud
      Business Insider meminta pengguna salah satu aplikasi untuk langsung menghapusnya. Untuk melakukannya dengan menuju ke Settings > Apps lalu klik nama aplikasi dan pilih Uninstall.

      Sebagai informasi, aplikasi-aplikasi itu menggunakan skema ‘cepat kaya’ dan akan memikat pengguna untuk menginvestasikan uangnya. Dengan begitu pengguna berharap dapat keuntungan dari sana.

      Namun ternyata aplikasi itu berbahaya dan bahkan membuat bangkrut korbannya. Trend Micro mencatat aplikasi itu tidak gratis dan harus membayar uang senilai US$14,99 hingga US$189,99 (Rp 214 ribu – Rp 2,7 juta) untuk meningkatkan kemampuan.

      “Meski aplikasi tidak terkait dengan operasi penambangan cloud atau punya fitur penambangan kripto, beberapa aplikasi meminta pengguna membayar peningkatan kripto lewat sistem penagihan dalam aplikasi dengan harga US$14,99 hingga US$189,99,” jelas Trend Micro.

      Disebutkan jika aplikasi akan menyarankan para korbannya membayar peningkatan kemampuan penambangan. Caranya adalah membeli mesin kripto favorit di Cloud.

      “Aplikasi bernama Daily Bitcoin Rewards – Cloud Based Mining Systems meminta pengguna upgrade kapasitas penambangan dengan ‘membeli’ mesin favoritnya untuk mendapatkan lebih banyak koin dengan koin lebih banyak,” ungkap perusahaan.

      Perusahaan itu menambahkan delapan aplikasi yang ditemukan memaksa pengguna menonton iklan dan langganan per bulan rata-rata US$115 atau sekitar Rp 1,6 juta.

      Selain delapan aplikasi tadi, Trend Micro menyebutkan ada lebih 120 aplikasi serupa yang ditemukan. Bahkan aplikasi bermasalah itu telah menginfeksi 4.500 pengguna pada tahun lalu.

Melihat 0 pertalian (thread) balasan
  • Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.
Back to top button